STUDI PELEPASAN SENYAWA POLIFENOL EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L. ) MATRIK PATCH MUKOADESIF METHOCEL® A15

Eka Indra Setyawan(1), Putu Oka Samirana(2), Putu Eka Masmita U.D.(3), I Gusti Ngurah Agung D.P.(4),
(1) Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana Bali
(2) Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana Bali
(3) Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana Bali
(4) Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana Bali

Abstract


 

Abstract Mucoadhesive patch is systemic circulation drug delivery system. The drug is placed on gingival or buccal. The drug release is controlled by the polymer. This research was aimed to determine the effect of PEG 400 as a plasticizer and Menthol as a permeation enhancer to release of polyphenol compound. Simplex Lattice Design (SLD) was used to determine the effect of PEG 400 and Menthol by placed the Efficiency Dissolution percent (%DE) as a response. The result showed a special cubic equation, y=4,40674(A) +5,05156(B)+4,92658(AB)+4,01144AB(A-B). PEG 400 and Menthol component both synergistic gave a positive effect to the polyphenol release of the mucoadhesive patch. ANOVA test showed the probability value of its equation of 0,0223 (p<0,05). It means the response of each formula is significantly different. The formula was generated by composition of PEG 400 and Menthol (1,5:0,5) exhibit the higest %DE of 15,23%. The coefficient correlation value (R) of formula that generated from Korsmeyer-Peppas equation is 0.985 and the flux of 0.997 mg/jam.cm2. The release mechanism is following Fickian, which the diffusion is slower than relaxation.

 

Keyword : PEG, menthol, drug release, polyphenol

 

Intisari Patch mukoadesif adalah sistem penghantaran zat aktif menuju sirkulasi sistemik dengan cara peletakkan obat pada mukosa gusi atau membran pipi bagian dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pemakaian PEG 400 sebagai plasticizer dan mentol sebagai permeation enhancher terhadap pelepasan senyawa polifenol ekstrak etanol daun sirih (Piper betle L.) yang terkandung dalam patch mukoadesif berbahan Methocel® A15. Pengaruh tersebut dapat digambarkan melalui persamaan special cubic yang dihasilkan dari Simplex Lattice Design (SLD) dengan cara memasukkan persen disolusi efisiensi (% DE) sebagai respon. Persamaan yang dihasilkan yaitu y= 4,40674(A) +5,05156(B) +4,92658(AB) +4,01144AB(A-B) yang bermakna bahwa komponen PEG 400 dan mentol bekerja sinergis memberikan pengaruh yang positif terhadap pelepasan senyawa polifenol dari patch mukoadesif. Hasil perhitungan ANOVA menyatakan bahwa masing-masing formula berbeda secara signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0223 (p<0,05). Formula dengan perbandingan PEG 400 dan mentol (1,5:0,5) memperlihatkan hasil pelepasan senyawa polifenol yang paling besar dengan nilai %DE sebesar 15,23% dan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.985 yang dihasilkan oleh persamaan Korsmeyer-Peppas dengan kecepatan pelepasan (fluks) sebesar 0.997 mg/jam.cm2. Hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa mekanisme pelepasan zat mengikuti Fickian, dimana laju difusi lebih kecil dari relaksasi.

 

Kata kunci : PEG, mentol, pelepasan obat, polifenol

 


Full Text:

PDF


Jurnal Ilmiah Farmasi (JIF)
Published by: 
Department of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Science
Universitas Islam Indonesia.