Resolusi Konflik Keagamaan Melalui Strategi Komunikasi dalam Tindak Tutur Rasulullah SAW (Study Bargaining Bahasa dan Tindak Tutur pada Hadits-Hadits “Gharib Fil Ma’na” dalam Kutubus Sittah)

Muhandis Muhandis, Cintami Farmawati, Nur Syahid

Abstract

Salah satu masalah serius, dan menjadi catatan sejumlah lembaga pemantau hak asasi manusia (HAM) nasional maupun internasional, pasca reformasi adalah konflik berbasis agama. Konflik keagamaan disebabkan adanya kesalahpahaman yang timbul karena adanya ketidakcocokan dalam cara-cara komunikasi. Komunikasi yang baik (efektif), ditambah dengan keinginan yang tulus untuk menyelesaikan konflik akan membuat resolusi konflik keagamaan menjadi lebih berhasil. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana resolusi konflik keagamaan melalui strategi komunikasi dalam tindak tutur Rasulullah SAW ditinjau dari Bahasa dan tindak tutur Rasulullah SAW pada hadits-hadits “Gharib Fil Ma’na” dalam Kutubus Sittah yaitu kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Turmudzi, Sunan Nasai, Sunan Abu Dawud dan Sunan Ibnu Majah. Gharib fil ma’na yang dimaksud atau yang dipilih adalah hadits-hadits yang terdapat kata-kata serapan bukan Arab. Penelitian Ini merupakan library research, dalam arti mencari data melalui berbagai literatur dan menganalisisnya sehingga menghasilkan kesimpulan. Metode Pengumpulan data menggunakan Teknik dokumentasi, yang terbagi menjadi data primer dan data sekunder. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa analisis terhadap hadits-hadits gharib fil makna dengan teori tindak tutur dan resolusi konflik keagamaan melalui strategi komunikasi dalam tindak tutur Rasulullah SAW dilakukan dalam berbagai cara yaitu komunikasi dua arah, Bahasa tubuh, komunikasi verbal dan intonasi, komunikasi audio visual, dan korespondensi.

Full Text:

PDF