"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> INFORMASI ASIMETRI DAN SENJANGAN ANGGARAN PADA PERGURUAN TINGGI DI YOGYAKARTA | Rahayu | Jurnal Aplikasi Bisnis

INFORMASI ASIMETRI DAN SENJANGAN ANGGARAN PADA PERGURUAN TINGGI DI YOGYAKARTA

Isti Rahayu, Galuh Laksmita

Abstract


ABSTRACT

The purpose of this research is to examine the effect of budgetary participation and job involvement to the budgetary slack, and examine the role of asymmetry information as a moderating variable.  Research sample are structural employees that involved in budgeting process at university in Yogyakarta. The data used in this research is primary data, and this research used a regression analysis test for developing the hypothesis framework.  The findings in this research are: 1) Budgetary participation has positive effect on the budgetary slack. 2) Job involvement has positive effect on budgetary slack. 3) Asymmetry Information has not a positive effect on the relationship between budgetary participation with the budgetary slack. 4) Asymmetry Information has not a positive effect on the relationship between job involvement with budgetary slack.

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh partisipasi anggaran dan keterlibatan kerja terhadap senjangan anggaran, dan menguji peran variabel informasi asimetri dalam menguatkan pengaruh partisipasi anggaran dan keterlibatan kerja terhadap senjangan anggaran. Pengujian dilakukan menggunakan data primer dengan sampel 51 penganggungjawab unit pertanggungjawaban pada perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Pengujian data dilakukan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positip partisipasi anggaran terhadap senjangan anggaran, terdapat pengaruh positip keterlibatan kerja terhadap senjangan anggaran. Namun penelitian ini tidak berhasil membuktikan peran asimetri informasi dalam menguatkan pengaruh partisipasi anggaran dan keterlibatan kerja terhadap senjangan anggaran.

Penelitian ini memiliki implikasi bagi manajemen perguruan tinggi agar memperhatikan proses penyusunan anggaran yang dilakukan secara partisipatif, maupun keterlibatan yang tinggi dari penyusun anggaran, serta tidak menggunakan anggaran sebagai satu-satunya alat untuk mengukur kinerja. Dengan demikian akan tersusun anggaran yang optimal dan tidak memotivasi penyusun anggaran melakukan senjangan anggaran.

 

 


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20885/jabis.vol17.iss1.art4

Refbacks