Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan penentuan stadium larva dari T. molitor terbaik dalam menangani limbah styrofoam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan T. molitor sebanyak 10 ekor setiap umur 60 hari, 70 hari, 80 hari, 90 hari, 100 hari dan 120 hari. Styrofoam diberikan sebanyak 12 mg setiap perawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa larva P6 yang berumur 120 membuktikan bahwa waktu makan efektif bagi larva pada pukul 16.00-17.00 WIB dengan dengan massa 0,86 mg/ekor. Jumlah kehilangan styrofoam yang tinggi selama 12 jam berbanding lurus dengan laju pertumbuhan. Maka tingkat kelangsungan hidup mencapai lebih dari 70%. Analisis statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh yangsignifikan dari semua perlakuan terhadap jumlah kehilangan styrofoam, tingkat pertumbuhan dan keaktifan (P<0,05). Pemanfaatan styrofoam sebagai pakan akan berdampak positif pada penurunan jumlah limbah styrofoam.

Keywords

Styrofoam T. molitor biodegradasi tingkat kelangsungan hidup

Article Details

References

  1. Bachtiar, DM. 2007. Bahaya Bahan Plastik. Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman
  2. BPS. 2017. Penduduk Indonesia 2015-2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
  3. Genta, F.A., R.J. Dillon, W.R. Terra dan C. Ferreira. 2006. Potential role for gut microbiota in cell wall digestion and glucoside detoxification in Tenebrio molitor larvae. J Insect Physiol., 52: 593-601.
  4. Herawati, V.E., J. Hutabarat, O. Karnaradjasa. 2017. Performance of growth and kelulushidupan larva catfish (Clarias gariepenus) with feeding Tubifex sp. which are mass-cultured using industrial waste fermentation. Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan 6(1): 675-681
  5. Info POM. 2008. Kemasan Polistirena Foam (Styrofoam). InfoPOM Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 9(5): 1- 3.
  6. Jung, J., A. Heo, W.Y. Park, Y.J. Kim dan H. Koh et al., 2014. Gut microbiota of Tenebrio molitor and their response to environmental change. Microbiol. Biotechnol., 24: 888-897. PMID: 24861345
  7. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2016. Mengurangi sampah plastic dengan olah ditempat. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia county. County of Los Angeles.
  8. Khairunnisa, S. 2016. Pengolahan Limbah Styrofoam Menjadi Produk Fashion. e- Proceeding of Art & Design 3 (2): 253-268
  9. Morales-Ramos, J.A., M.G. Rojas, S. Kay, D.I. Shapiro-lIan dan W.L. Tedders, 2012. Impact of adult weight, density and age on reproduction of Tenebrio molitor (Coleoptera: Tenebrionidae). J. Entomol. Sci., 47: 208-220. DOI:10.18474/0749-8004-47.3.208
  10. Muchlisin, Z.A., A. Damhoeri, R. Fauziah, Muhammadar, dan M. Musman. 2003. Pengaruh Beberapa Jenis Pakan Alami Terhdap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Biologi 3(2): 105 - 113.
  11. Nova, T.D., Heryandi1, Y., dan Ilham, P. 2020. Manajemen Pengaturan Persentase Pemberian Pakan Pada Jadwal Waktu Pemberian Makan Terhadap Tingkah Laku Makan Ayam Petelur Jantan. Jurnal Peternakan Vol 17 No 2 September 2020 (114-124). p-ISSN 1829-8729 e-ISSN 2355-9470. DOI:http://dx.doi.org/10.24014/jupet.v17i2:9805
  12. Nukmal N., Umar S., Puspita S.A dan Kanedi M. 2018. Effect of Styrofoam Waste Feeds on the Growth, Development and Fecundity of Mealworms (Tenebrio molitor). Journal of Biological Sciences 18 (1): 24.28
  13. Park, Y.K., Y.C. Choi, Y.B. Lee, S.H. Lee dan J.S. Lee. 2012. Fecundity, life span, developmental periods and pupal weight of Tenebrio molitor L. (Coleoptera: Tenebrionidae). J. Sericultural Entomol. Sci., 50: 126132.DOI: 10.7852/jses.2012.50.2.126
  14. Polzer, J. 2015. Diversity in Groups. In Emerging Trends in the Social and Behavioral Sciences: An Interdisciplinary, Searchable, and Linkable Resource, edited by Robert A. Scott and Stephen M. Kosslyn. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons. Electronic.
  15. Sihombing, D. T. H. 1999. Satwa Harapan I: Cacing Tanah, Bekicot, Keong, Kupu- kupu, Ulat Hongkong. Pengantar Ilmu dan Teknologi Budidaya. Pusaka Wirausaha Muda. Bogor.
  16. Ross, H.H., C.A. Ross and J.R.P. Ross. 1982. A Textbook of Entomology. 4 Edit. John Willey and Sons Inc. New York.
  17. Wang, Y. dan Y. Zhang, 2015. Investigation of gut- associated bacteria in Tenebrio molitor (Coleoptera: Tenebrionidae) larvae using culturedependent and DGGE methods. Annals Entomol. Society Am., 108: 941-949. DOI: 10.1093/aesa/sav079
  18. Yang, Y., Yang, J., Wu, W.-M., Zhao, J., Song, Y., Gao, L., Yang, R., dan Jiang, L. 2015a. Biodegradation and Mineralization of Polystyrene by Plastic- Eating Mealworms: Part 1. Chemical and Physical Characterization and Isotopic Tests. Environ. Sci. Technol. 49: 12080-12086
  19. Yang, Y., Yang, J., Wu, W.-M., Zhao, J., Song, Y., Gao, L., Yang, R., dan Jiang, L. 2015b. Biodegradation and Mineralization of Polystyrene by Plastic- Eating 44 Mealworms: Part 2. Role of Gut Microorganisms. Environ. Sci. Technol., 49 (20) :12087–12093.