Main Article Content

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis biosorben limbah kulit buah salak sebagai adsorben logam Cu(II). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan aktivitas adsorpsi dan isoterm adsorpsi biosorben kulit buah salak terhadap daya adsorpsi logam Cu(II). Dalam penelitian ini, adsorben kulit buah salak yang digunakan terbagi menjadi 2 (dua) yaitu adsorben tanpa aktivasi dan adsorben teraktivasi asam nitrat (HNO3) 0,1 M. Aplikasi adsorben dilakukan pada variasi waktu 30, 60, 90 dan 120 menit. Karakterisasi dan aplikasi menggunakan Fourier Transform Infra-Red (FTIR) dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil uji adsorpsi menunjukkan waktu optimum adsorpsi dicapai pada 30 menit waktu interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biosorben tanpa aktivasi dapat terjadi melalui interaksi kemisorpsi (isoterm Langmuir), sedangkan biosorben teraktivasi terjadi melalui interaksi fisisorpsi (isoterm Freundlich).

Article Details

How to Cite
Purwiandono, G., & Ibrahim, S. (2022). Adsorpsi Logam Cu(II) Menggunakan Adsorben Kulit Buah Salak Teraktivasi HNO3. INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.20885/ijcr.vol7.iss1.art1