Main Article Content

Abstract

Penelitian tentang pengujian kadar nikel (Ni) pada air minum telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji konsentrasi logam Ni pada sampel air minum. Metode analisis konsentrasi Ni mengacu pada SNI 6989-84 2019, pengujian kadar nikel (Ni) pada 10 sampel air minum dengan kode sampel AMK 47, AMK 50, AMK 51, AMK 53, AMK 54, AMK 55, AMK 56, AMK 59, AMK 60, dan AMK 61. Sampel air minum dilakukan preparasi terlebih dahulu dengan cara destruksi kemudian dianalisis menggunakan instrumen Spektrometri Serapan Atom (SSA)-nyala. Berdasarkan hasil pengujian, hasil kadar Ni pada sampel AMK 47, AMK 50, AMK 51, AMK 53, AMK 54, AMK 55, AMK 56, AMK 59, AMK 60, AMK 61 berturut turut sebesar 0,0007 mg/L; -0,0047 mg/L; -0,0065 mg/L; 0,0023 mg/L; -0,0021 mg/L; 0,0004 mg/L; -0,0036 mg/L; -0,0050 mg/L; -0,0013 mg/L; dan -0,0089 mg/L. Menurut hasil analisis, menunjukkan bahwa kadar Ni yang diperoleh berada di bawah batas maksimal yang ditentukan, yaitu 0,07 mg/L menurut PERMENKES No.492/MENKES/PER/IV/2010 sehingga dapat dikatakan kualitas air minum pada sampel telah memenuhi persyaratan kualitas air minum untuk uji logam Ni.

Article Details

How to Cite
Ramadani, L. S., & Utami, M. (2023). Pengujian Kadar Logam Nikel (Ni) pada Air Minum di Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH, 8(1). https://doi.org/10.20885/ijcr.vol8.iss1.art1