Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan kebersyukuran dalam meningkatkan kualitas hidup (kualitas hidup terkait kesehatan) pada pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di UPKPM Unit Kalasan. Responden dalam penelitian ini terdiri atas 12 pasien PPOK. Data diperoleh melalui kuesioner The St George Respiratory Questionnaire (SGRQ). Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen ipretest-posttest control group design). Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan kualitas hidup antara kedua kelompok (eksperimen dan kontrol) setelah dilakukan pelatihan kebersyukuran. Pelatihan kebersyukuran dapat meningkatkan skor kualitas hidup kelompok ekperimen. Pengujian hipotesis menggunakan uji Mann Whitney dan ditemukan hasil bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hal tersebut berarti bahwa terdapat perbedaan kualitas hidup di antara kedua kelompok tersebut baik pada pra- pascates maupun pra-tindak lanjut Pelatihan kebersyukuran dapat meningkatkan kualitas hidup pasien PPOK setelah dilakukan pelatihan hingga pada tahap tindak lanjut (dua minggu setelah pelatihan berakhir). Kata Kunci: pelatihan kebersyukuran, kualitas hidup, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Article Details

Author Biographies

Rinova Cahyandari, Universitas Islam Indonesia

Fakultas Psikologi Dan Ilmu Sosial Budaya

Fuad Nashori, Universitas Islam Indonesia

Fakultas Psikologi Dan Ilmu Sosial Budaya

Rr Indahria Sulistyarini, Universitas Islam Indonesia

Fakultas Psikologi Dan Ilmu Sosial Budaya
How to Cite
Cahyandari, R., Nashori, F., & Sulistyarini, R. I. (2015). Efektivitas Pelatihan Kebersyukuran Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 7(1), 1–14. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol7.iss1.art1

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>